spot_img
BerandaEkbisAkibat PMK Mewabah, Masyarakat Pilih Alternatif Konsumsi Ikan Laut

Akibat PMK Mewabah, Masyarakat Pilih Alternatif Konsumsi Ikan Laut

Menitpost.com, KOTA PROBOLINGGO – Harga ikan laut saat ini cukup mahal ditengah hasil tangkapan ikan para nelayan melimpah. Hal ini diperkuat dengan tingginya masyarakat untuk mengonsumsi ikan
Menurut salah satu pengepul hasil tangkapan ikan. H.Soleh mengatakan, saat ini hasil tangkapan ikan dari nelayan cukup melimpah, namun harga ikan laut cenderung naik.
Ia menduga dengan adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak terutama sapi, masyarakat akan beralih sementara untuk mengkonsumsi ikan. Minggu (27/6/22).

“Saat ini kan ada penyakit mulut dan kuku di hewan ternak, baik sapi maupun sejenisnya yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Jadi kemungkinan besar, masyarakat akan beralih dan mengkonsumsi ikan. Sehingga penjualan ikan akan meningkat,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut salah satu nelayan, Malik mengatakan, saat ini harga ikan banyar yang tadinya Rp 22.000 per kilonya kini naik menjadi 37.000 per kilonya, ikan kembung yang tadinya Rp 19.000,- per kilonya kini naik menjadi Rp 27.000,- per kilonya.Sementara ikan teri kasar yang tadinya tadinya Rp 10 ribu, kini naik menjadi Rp 17 ribu per kilogramnya.

Sedangkan harga ikan tongkol yang tadinya Rp 19.000,- kini naik menjadi Rp 23.000,- per kilonya Kenaikan harga ini mungkin mewabahnya PMK pada hewan ternak yang lagi marak
Sedangkan pedagang ikan di Pasar Ikan Mayangan, Maisaroh mengatakan, saat ini hampir semua jenis ikan mengalami kenaikan harga antara Rp 5 ribu hingga Rp 15 ribu per kilogram,’ imbuhnya. (Choy)

- Advertisement -

spot_img

Worldwide News, Local News in London, Tips & Tricks

spot_img

- Advertisement -