Jumat, Januari 23, 2026
BerandaKuliner Asli IndonesiaInovasi Kuliner Bogor, Pizza de Talas Belitung Jadi Primadona Baru

Inovasi Kuliner Bogor, Pizza de Talas Belitung Jadi Primadona Baru

menitpost.com || BOGOR,Kamis 22/01/26 – Kota Hujan kembali melahirkan inovasi kuliner yang mencuri perhatian warga dan wisatawan. Kali ini, Pizza de Talas yang menggunakan substitusi tepung Talas Belitung (Kimpul) menjadi perbincangan hangat. Berikut adalah rangkuman pendapat masyarakat mengenai cita rasa dan keunikan produk tersebut:

1. Tekstur yang Unik & “Nagih”
Banyak warga Bogor yang terkejut dengan tekstur dough (adonan) yang dihasilkan dari talas belitung. Berbeda dengan pizza berbahan gandum murni, pizza ini dinilai lebih empuk namun memiliki sedikit sensasi chewy yang khas.

“Awalnya mengira bakal keras atau rasa talasnya terlalu kuat, ternyata malah lembut banget. Ada sedikit rasa ‘nutty’ (kacang) dari talas belitungnya yang bikin beda dari pizza biasa. Anak-anak saya malah lebih suka ini karena nggak bikin seret.” Kata Sari (34), Ibu Rumah Tangga & Food Enthusiast.

2. Pilihan Lebih Sehat / Healthy Lifestyle
Bagi komunitas pegiat hidup sehat di Bogor, penggunaan talas belitung dianggap sebagai solusi bagi mereka yang ingin mengurangi konsumsi gluten.

“Sebagai orang yang diet karbo, kehadiran Pizza de Talas ini menarik banget. Talas belitung kan seratnya tinggi. Rasanya tetap ‘guilty pleasure’ tapi sebenarnya jauh lebih sehat karena bahan lokal.”jelas Andra (28), Member Komunitas Lari Bogor.

3. Kebanggaan Atas Bahan Lokal
Sentimen positif juga muncul dari sisi dukungan terhadap komoditas pertanian lokal Jawa Barat.
“Keren sih, talas belitung yang biasanya cuma dikukus atau digoreng biasa, sekarang naik kelas jadi pizza. Ini inovasi yang bagus buat oleh-oleh khas Bogor selain lapis talas. Jadi ada variasi baru yang modern tapi tetap ‘Bogor banget’.” Kata
Bapak Mulyana (52), Tokoh Masyarakat.

Tabel Perbandingan: Mengapa Masyarakat Memilih Pizza De Talas

Masyarakat Bogor menilai Pizza de Talas Belitung bukan sekadar tren sesaat, melainkan potensi ikon kuliner baru yang menggabungkan gaya hidup modern dengan kearifan lokal. Rasa yang familiar namun dengan sentuhan tekstur baru menjadi kunci utama keberterimaan produk ini di lidah warga

**Yan/MP.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments