spot_img
BerandaNewsWarung Angkringan Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Warung Angkringan Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Menitpost.com, KOTA PROBOLINGGO – Dalam beberapa bulan terakhir, keberadaan warung angkringan kian bermunculan di wilayah Kota Probolinggo

Bahkan, menjadi salah satu tujuan warga untuk melepas lelah setelah bekerja atau beraktivitas seharian dengan menyeruput kopi bersama pilihan berbagai tusukan sate ini.

Relatif makin banyaknya pengunjung menjadi sebab utama ekspansi yang dilakukan sejumlah pengusaha warung angkringan. Jum,at ( 4/11/2022)

Salah satunya di kawasan Jalan Suroyo,Kecamatan Kanigaran. Bila malam hari, banyak angkringan di sepanjang jalan ini. Pengunjungnya pun didominasi oleh anak muda.

Angkringan umumnya menyediakan menu makanan sederhana. Mulai dari nasi kucing, yakni nasi dengan porsi kecil.

Lalu ada pilihan aneka sate, seperti sate telur dan sate krecek, ceker ayam, tahu dan tempe bacem, jadah ketan, dan lain-lain. Minuman yang tersedia biasanya wedang jahe, kopi, teh, dan sebagainya.

Selain harganya yang murah, jam buka angkringan yang bertahan hingga lewat tengah malam menjadikannya sebagai tempat nongkrong favorit bagi para kalongers. Tak sedikit pula komunitas sengaja berkumpul pada malam hari.

Bergeser ke Jalan Panglima Sudirman terlihat mulai dari sebelah barat hingga ke timur, jalan antar kota ini dipenuhi pedagang angkringan. Mereka memanfaatkan trotoar jalan untuk membeber dagangannya.

Terlihat para muda-mudi nongkrong asik menikmati segelas minuman. Kata salah satu pengunjung, nongkrong di angkringan menjadi salah satu tempat kuliner yang tak perlu merogoh kocek besar alias irit.

“Ya enak saja, ngobrol sama temen di tempat lesehan. Soal harga juga tidak mahal. Itu aja sih,” ujar Antok salah satu penggemar warung angkringan.

Menurutnya, wisata kuliner yang sedang marak di Kota Probolinggo ini bisa mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar. Banyak pengusaha angkringan yang membeli menu makanannya dari warga sekitar.

“Misalnya itu, sate pentol, sate sosis dan sate usus. Itu mereka ambil dari produsen rumahan. Ini kan bisa membantu perekonomian masyarakat yang lain,” ujarnya.

Sekedar diketahui, warung angkringan atau warung lesehan kian marak , padahal angkringan selama ini dikenal sebagai wisata khas di kota “gudeg” Yogyakarta.(Choy)

- Advertisement -

spot_img

Worldwide News, Local News in London, Tips & Tricks

spot_img

- Advertisement -